Kenapa Remaja Tersesat
Ada asap, berarti ada api. Nggak mungkinlah remaja berbuat salah kalau nggak ada sebab. Dan sebenarnya lebih penting buat kita untuk mencari tahu sebab-sebab kesalahan daripada menyelesaikan kesalahan. Dimaba – mana, mencegah lebih baik daripada mengobati. Bertobat itu bagus dan harus, tapi mencegah perbuatan keji jauh lebih hebat.
Ada dua sebab kenapa banyak remaja berbuat yang nggak – nggak :
1. Pertama, NGGAK PAHAM. Kata ulama, “Al Ilmu Nurun Wal Jahlu Dzulmun(Ilmu itu cahaya dan kebodohan itu kegelapan). “Nasihat ini benar banget”. Banyak orang yang berbuat salah karena nggak paham bahwa itu terlarang. Pacaran, tawuran, ng-junkies, dll adalah karena nggak paham bahwa yang namanya haram itu bikin rusak hidup kita.
Solusinya Cuma satu, gimana bikin remaja yang nggak paham jadi paham. Nah itu berarti butuh pendidikan agama yang memadai dan dakwah yang gencar. Sedihnya, di indonesia yang 80 % penduduknya beragam islam, pendidikan islam itu minim banget. Kelewat kurang. Udahlah Cuma 2 jam perminggu, monoton pula!
Untuk yang satu ini, remaja muslim berhak menuntut pemerintah untuk mengadakan pendidikan agama yang cukup. Pasalnya, pendidikan agama adalah hak dan kewajiban setiap muslim. Kalau ternyata masih kurang itu berarti salah urus.
Supaya masalah seperti ini nggak berlarut-larut, para ulama dan cendekiawan muslim harus berikhtiar negrombak sistem pendidikan yang ada. Selain itu, remaja sendiri sekarang ini harus pinter-pinter mencari tambahan ilmu agama. Biar nggak salah Gaul !
2. Kedua, MEMANG BOLEH. Ini nggak salah ketik. Di negeri yang dasar negaranya sekulerisme dan aturannya kapitalisme-liberalisme, berbuat apa saja memang boleh. Maklumlah indonesia khan termasuk penganut aliran Iideologi itu walaupun masih malu-malu. So, apapun yang di kerjakan remaja tanah air ini memang boleh, dan malah dilestarikan oleh negara ini.
Allah Memang Suka Pada Orang Yang Bertobat.
Tapi Apa Perlu Kita Nunggu Remaja Bertobat?
Bukannya Lebih Baik Mengegah Kenakalan Daripada Nunggu Tobat Mereka?
Kenapa Juga Mereka Jadi Nakal.
Yang mUda
Yang BertObat
Bertobat di masa muda bukan aib sobat. Bahkan itu keputusan cerdas dan dewasa. Nggak usah malu jika harus berubah. Apalagi itu perubahan besar dalam hidup kita. Banyak koq temen kamu yang masih muda mau menyadari kekeliruannya. Tidak hanya bertobat, tapi mereka menjelma jadi aktifis islam.
